Okey...sekarang kita ngebahas tentang apakah 'mie ayam' itu.
Mie Ayam tentu merupakan masakan yang tersusun dari mie dan daging ayam berikut kuah.
Mie-nya sendiri menurut literatur yang saya baca harus mie basah, bukan mie kering seperti produk mie instan.
Sementara daging ayam yang digunakan mayoritas sudah dalam bentuk irisan-irisan kecil dan telah dibumbui kemudian ditambahi sedikit kuah.
Nah, sekarang sudah tahu kan 'basic' dari mie ayam itu sendiri. Mengapa mie ayam beda dengan mie rebus, mie godog ataupun mie-mie lain walau menggunakan kuah.
Berhubung Indonesia itu terdiri dari bermacam suku, dinamika per-mie ayam-an pun ikut berbeda juga. Namun secara garis besar, mie ayam yang eksis sampai saat ini ber-afiliasi pada :
1. Mie Ayam Jakarta
2. Mie Ayam Bandung
3. Mie Ayam Bangka
4. Mie Ayam Wonogiri
Paham? Hehe.
jajanmieayam
Minggu, 28 Juni 2015
Rabu, 24 Juni 2015
Sejarah Mie Ayam di Bantul
Setelah melakukan survei dan nanya sana-sini, awal mula Mie Ayam di Bantul, utamanya kota Bantul, baru hadir sekitar tahun 1989-1990. Tempatnya di sebelah timur pasar Bantul (sebelah utara Bank BCA). Kalo gak salah namanya Pak Surip. Beliau tinggal di kampung Kersen (mess Persiba Bantul ke barat). Perawakannya gagah plus kumis tebal dimana lebih mengesankan sebagai seorang Tentara daripada penjual mie ayam hehehe.
Didepan gerobag mie-nya terpampang tulisan 'Mie Ayam Jakarta'. Harga seporsi mie kala itu antara Rp 100 - 150. Mie-nya gede-gede dan langsung ditambahin saus pedas. Yang membuat kepingin jajan mie ayam waktu itu karena ingin menikmati sensasi makan mie dengan sumpit wkkkk. Maklumlah, saat itu sumpit masih jadi barang aneh. Saking anehnya, sampai sekarang saya belum juga bisa (mahir) mempermainkan 2 bilah bambu kecil tersebut.
Didepan gerobag mie-nya terpampang tulisan 'Mie Ayam Jakarta'. Harga seporsi mie kala itu antara Rp 100 - 150. Mie-nya gede-gede dan langsung ditambahin saus pedas. Yang membuat kepingin jajan mie ayam waktu itu karena ingin menikmati sensasi makan mie dengan sumpit wkkkk. Maklumlah, saat itu sumpit masih jadi barang aneh. Saking anehnya, sampai sekarang saya belum juga bisa (mahir) mempermainkan 2 bilah bambu kecil tersebut.
MIE AYAM
Siapa yang gak kenal makanan yang fenomenal ini. Lebih-lebih jika anda tinggal di pulau Jawa. Atau bila di-zoom lagi, misal di Daerah Istimewa Yogyakarta, khusushon Kabupaten Bantul, anda bakal mudah menemui warung mie ayam. Saking banyaknya, mungkin tiap pedukuhan di Bantul ini minimal ada 1 warung Mie Ayam.
Sulit menjawab mengapa kepopuleran Mie Ayam bisa setara Bakso maupun Sate. Tapi jika dipaksa menjawab, saya akan mengatakan karena orang Indonesia gemar makan mie instan. Yang kedua, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada penjual Bakso, karena mau berbagi dan memasyarakatkan Mie Ayam hehe.
Siapa yang gak kenal makanan yang fenomenal ini. Lebih-lebih jika anda tinggal di pulau Jawa. Atau bila di-zoom lagi, misal di Daerah Istimewa Yogyakarta, khusushon Kabupaten Bantul, anda bakal mudah menemui warung mie ayam. Saking banyaknya, mungkin tiap pedukuhan di Bantul ini minimal ada 1 warung Mie Ayam.
Sulit menjawab mengapa kepopuleran Mie Ayam bisa setara Bakso maupun Sate. Tapi jika dipaksa menjawab, saya akan mengatakan karena orang Indonesia gemar makan mie instan. Yang kedua, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada penjual Bakso, karena mau berbagi dan memasyarakatkan Mie Ayam hehe.
Langganan:
Postingan (Atom)
